Ternyata dia tak suka dengan si adit adek klas ku kabarnya. Mmm, masih ada peluang ni awak. (hhe ). Ku telfon dia dengan suara lesu (karena aku sakit ), hai ka, g pain ?. g tdran aja bang ktanya. Beuh, seneng kali aku bsa denger suaranya lagi. Dah lama gag dengar suaranya.
Ku ajak bercanda tawa, ketawa-ketiwi dengan rasa penuh gembira. Acem dapat durian aku tadi, manis duriannya berarti aku seneng sekali bsa melihat senyum manisnya. Klw durinya, walau aku prnah di sakitinya tapi entah kenapa ketika aku telfon dia benci itu seketika hilang.
1 jam berlalu, kami lakukan untuk telfonan. Di dalam benakku ada sebuah pertanyaan yang selalu mmbuatku bertanya-tanya, apakah dia masih sayang denganku ? . kata temen aku yang sempet telfonan sama dia, ktanya sih dia masih sayang ma aku. Tapi aku gag yakin.
Kenapa dia bisa suka sama orang lain sedangkan dia masih sayang sama aku. Huh. Apa kah salah ku yang membuat diri ini di sakiti dan disakiti. Semua hal memang dapat terjadi tapi apa daya semua tlah hilang begitu saja.
Rasa sayang ku dengannya entah kenapa masih ada saja. Aku susah bgt dket ma cewek karena aku masih sayang padanya. Ktanya sih ada cewek yang suka ma aku tapi aku gg ngerespon karena di hatiku Cuma ada dia dan dia.
Aku di bilang temen2 ku bodoh bgt kalau aku balekan lagi ma dia. Karena aku dah di sakiti gtu ma dia. Huh. Tapi perasaan gag bisa berbohong jujur aku masih cinta padanya.
Sabtu, 12 Desember 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar